Masa depan Jürgen Klopp sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull sedang sangat dipertanyakan. Bahkan, menurut laporan dari L’Equipe, mantan manajer Liverpool itu bisa saja meninggalkan jabatannya paling cepat pada musim panas ini. Pelatih asal Jerman ini baru bergabung dengan merek asal Austria tersebut pada 1 Januari 2025, setelah sembilan tahun memimpin di Merseyside.
Sebelumnya, CEO Red Bull, Olivier Mintzlaff, telah membantah laporan terbaru mengenai posisi Klopp yang terancam. Namun, L’Equipe memahami bahwa situasi olahraga di RB Leipzig dan Red Bull Salzburg jauh dari harapan dan ambisi merek tersebut. Klopp mungkin menjadi pihak yang disalahkan atas kondisi ini.
Leipzig saat ini hanya menempati posisi kelima di klasemen Bundesliga, meskipun memiliki jadwal yang lebih ringan karena tidak berkompetisi di kancah Eropa. Sementara itu, Salzburg telah tersingkir dari Liga Europa di fase awal.
Klub Eropa lain dalam portofolio Red Bull – Paris FC, yang baru promosi ke Ligue 1 – juga menunjukkan kurangnya hasil dari Klopp. Pelatih asal Jerman itu sama sekali tidak terlibat dalam penunjukan Antoine Kombouaré, yang profilnya tidak sesuai dengan karakteristik khas Red Bull.
L’Equipe menambahkan bahwa Klopp tidak terlalu menikmati peran barunya, dan rumor mengenai kepergiannya pada musim panas ini semakin santer terdengar. Pelatih asal Jerman itu bahkan bisa saja kembali melatih tim. Oliver Glasner, pelatih kepala Crystal Palace saat ini, dilaporkan sering disebut sebagai calon penggantinya sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull yang baru.
BalBalan | Admin


