Rating UEL Bundesliga: Stuttgart

Posted on

VfB Stuttgart asuhan Sebastian Hoeneß berhasil menghindari nasib Eropa yang dialami rekan Bundesliga mereka, Borussia Dortmund. Perwakilan Bundesliga di Liga Europa ini memastikan tiket ke Babak 16 Besar UEL 2025/26 setelah mengalahkan Celtic dengan agregat 4-2. Stuttgart menutup pekan yang beragam bagi wakil-wakil sepak bola Jerman yang masih bertahan di kompetisi Eropa, dalam leg kedua playoff kandang hari Kamis melawan tim Martin O’Neill, Bhoys.

Sementara Dortmund menyia-nyiakan keunggulan dua gol mereka di babak kedua playoff Liga Champions melawan Atalanta, Bayer Leverkusen berhasil mempertahankan keunggulan agregat mereka dan melaju melewati Olympiacos melalui hasil imbang 0-0 di BayArena pada hari Selasa. Tiga wakil sepak bola Jerman lainnya juga bergabung dengan Stuttgart dan Leverkusen untuk tetap bertahan di tiga turnamen Eropa tersebut.

Klub-klub Bundesliga yang berhasil lolos langsung dari babak playoff di kompetisi masing-masing meliputi Bayern Munich (Liga Champions), Freiburg (Liga Europa), dan Mainz (Liga Konferensi). Dortmund menyusul Eintracht Frankfurt terdepak dari kompetisi Eropa dalam siklus saat ini.

Stuttgart Tersentak di Awal Laga

Skuad Stuttgart yang sangat berbeda dari tim yang berlaga di Parkhead pekan lalu dan sebelasan pemain yang diturunkan melawan Heidenheim akhir pekan lalu, harus kebobolan gol cepat. Pemain pinjaman Celtic dari Freiburg, Junior Adamu, memberikan umpan kepada Callum McGregor hanya beberapa detik setelah kick-off. Sebelum para profesional VfB sempat memfokuskan diri ke pertandingan (dan itu terlihat jelas), pemain internasional Skotlandia dengan 63 penampilan tersebut membawa tim tamu unggul. McGregor berhasil mencetak gol 0-1 melewati kerumunan pemain berbaju putih yang tampak goyah, jauh sebelum 30 detik pertandingan berjalan.

Tuan Rumah Dominan, Namun Gagal Menyamakan Kedudukan

Ternyata, gol pembuka McGregor menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Celtic di babak pertama. Meskipun para pemain Skotlandia asuhan O’Neill terus bermain berani selama seperempat jam pertama, anak asuh Hoeneß dengan cepat mengambil alih kendali pertandingan. Stuttgart terus menekan tim tamu di area pertahanan mereka sendiri sejak menit ke-10 dan seterusnya. Jamie Leweling, Badredine Bouanani, dan Tiago Tomas semuanya menciptakan beberapa peluang berkualitas. Namun, kiper Celtic, Viljami Sinisalo, yang tampil setelah Kasper Schmeichel kebobolan beberapa gol mudah di leg pertama, berhasil memastikan skor 0-1 tetap bertahan.

Dua Gol Stuttgart Dianulir

Mantan pemain internasional Jerman, Chris Führich, yang masuk menggantikan Leweling di babak kedua, langsung menciptakan bahaya setelah kehadirannya. Setelah nyaris mengumpan kepada Bouanani pada menit ke-46, Führich sempat mengira ia telah mencetak gol penyama kedudukan 1-1 pada menit ke-68. Namun, gol tersebut dianulir karena posisi offside Führich. Deniz Undav juga melihat golnya dibatalkan karena offside pada menit ke-75. Di tengah semua itu, Bouanani dan Tomas nyaris mencetak gol selama dominasi Stuttgart yang tak terputus di 45 menit kedua.

Terlepas dari skor akhir 0-1, tuan rumah Jerman jelas merupakan tim yang jauh lebih baik.

Rating Pemain VfB Stuttgart

Alexander Nübel (5) – Maximilian Mittelstädt (6), Luca Jaquez (4), Finn Jeltsch (5), Joscha Vagnoman (5) – Chema Andres (5), Atakan Karazor (6) – Jamie Leweling (7), Tiago Tomas (8), Badredine Bouanani (8)  – Deniz Undav (8)

Pemain Pengganti: Chris Führich (8), Ermedin Demirovic (7), Angelo Stiller (7), Ramon Henriks (-), Bilal El Khannouss (-)

Pemain Terbaik Balbalan.web.id: Badredine Bouanani (8)

Sebenarnya ada banyak pemain menyerang yang bisa dipilih dalam pertandingan ini. Penggemar Stuttgart tentu sangat senang melihat fakta bahwa Chris Führich (8), Deniz Undav (8), Tiago Tomas (8), Jamie Leweling (7), Ermedin Demirovic (7), dan Angelo Stiller (7) semuanya terus menunjukkan performa yang bagus. Bouanani sedikit mengungguli Führich yang sangat lincah dalam kasus ini, karena pemain Aljazair itu mungkin telah memainkan pertandingan terbaiknya dengan seragam VfB.

Sempat dianggap sebagai pembelian yang gagal total jika dibandingkan dengan rekan senegaranya dari Afrika Utara yang didatangkan musim panas, Bilal El Khannouss, Bouanani belum mencatatkan satu pun poin kontribusi gol di Bundesliga. Namun, pemain berusia 21 tahun ini tetap bersinar di Liga Europa, mencetak dua gol selama fase grup kompetisi. Dengan empat tembakan tepat sasaran malam ini, Bouanani kurang beruntung untuk tidak menambah koleksi golnya di UEL di sini.

Bouanani juga mengirimkan lima umpan silang ke kotak penalti malam itu, beberapa di antaranya seharusnya bisa menjadi assist. Peluang emas Bouanani yang nyaris berbuah gol terjadi pada menit ke-16, ke-46, dan ke-65. Meskipun mantan pemain akademi Lille itu bisa lebih baik dalam mengontrol bola pada peluangnya setelah babak kedua dimulai, ia secara brutal digagalkan oleh kiper Celtic, Sinisalo, pada dua kesempatan lainnya.

Balbalan.web.id | Admin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *