Meskipun telah mendapat kehormatan mewakili Prancis dalam delapan kesempatan, Malo Gusto masih jauh dari kata puas. Ia pun tidak menyembunyikan ambisinya yang besar.
“Saya tidak bergabung dengan Les Bleus hanya untuk duduk di bangku cadangan sepanjang hidup saya. Saya ingin menjadi pemain inti,” ujar bek kanan Chelsea itu dalam wawancara dengan Téléfoot. “Tujuan saya adalah menjadi yang terbaik di dunia pada posisi saya.”
Dengan hanya tiga kali menjadi starter sejak bergabung dengan tim nasional, Gusto sangat menyadari bahwa tidak ada yang akan didapatkannya dengan mudah. Terlebih lagi, persaingan di posisinya sangat ketat.
“Ada dua bek sayap, Jules (Koundé) dan saya, jadi jelas ada persaingan antara dua profil yang berbeda,” jelasnya. “Itu akan tergantung pada tuntutan pertandingan. Merupakan suatu kehormatan besar untuk mengenakan seragam ini dan mewakili negara saya!”
Tampil dalam empat panggilan tim nasional terakhir, Gusto tidak diragukan lagi telah memberikan dampak signifikan, terutama dengan menyumbangkan dua assist saat melawan Azerbaijan (kemenangan 1-3). Dengan 34 penampilan (25 sebagai starter) untuk Chelsea di semua kompetisi sejak awal musim, mantan pemain Olympique Lyonnais ini tampaknya akan mengamankan tempat di skuad yang akan terbang ke Amerika Serikat untuk berkompetisi di Piala Dunia 2026 Juni mendatang.


